Langsung ke konten utama

RANGAKAIAN LM35 untuk MENGATUR SUHU DENGAN GERBANG LOGIKA



Untuk membuat sebuah rangakain ini memerlukan beberpa komponen yang harus dipahami dan dimengerti.

Alat dan bahan
  • ·         Software Proteus 8
  • ·         LM35
  • ·         OpAmp
  • ·         Resisstor
  • ·         Gerbang Logika OR
  • ·         LED
  • ·         Resisitor Variable (POT)
  • ·         VCC
  • ·         GND


  1. Cara Kerja Rangkaian

Pada simulasi diatas, menggunakan LM35 sebagai sensor suhu, OpAmp sebagai penguat, dan Gerbang Logika OR dan outputan LED sebagai indikator




Gambar Rangkaian Gerbang Logika dengan LM35


Apa hubungan input dan output pada rangkaian tersebut?

             Dari simulasi diatas, menggunakan sistem 2 kondisi/keadaan yang ketika Intensitas suhu diatur dapat mempengaruhi output berupa LED. Dua kondisi tersebut adalah pembagi tegangan.
Pembagi tegangan pertama 56k ohm dengan 56k ohm, sehingga tegangan yang masuk ke U3 (OpAmp) adalah :

        56k         k
    56k + 56k 


X 1volt (tegangan yang diberikan)

Sehingga output yang dikeluarkan adalah 0,5 Voltyang akan menjadi tegangan referensi pada OpAmp U3.

                Pembagi tegangan kedua, dengan resistor variabel 10k (ex: 4k + 6k ), sehingga tegangan yang masuk pada U5 (OpAmp) adalah :

        4k         k
    4k + 6k 


X 1volt (tegangan yang diberikan)

Yang nilai tegangan ouputnya sebesar 0,4 Volt dan ini sebagai nilai tegangan referensi U5 (OpAmp).
              
            Ketika suhu diaktifkan sebesar 0-49 derajat yang dikalikan 10mV( setiap perpindahan 1 derajat C memiliki nilai teganagan 10mV) untuk dioutputkan dari sensor suhu, yang akan mengaktifkan pada OpAmp (U5), skemudian dimasukan kepada gerbang logika OR (yaitu apabila kondisi salah satu bernilai 1 dan atau kedua inputnya bernilai satu maka akan beroutput 5v) sesuai dengan kondisi tegangan referensi OpAmp (U5) yang mengaktifkan gerbang OR, dan LED akan hidup
            Pada U5 disini menggunakan sistem inverting. Begitu juga apabila nilai inputan dari LM35 yang telah dikuatkan mencapai tegangan referensi U3 maka LED pun akan menyala. Pada U3 bekerja pada nilai 50 – 100 derajat.

Sehingga dapat disimpulakan pada percobaan diatas bahwa, Ketika :

SUHU > 50 derajat maka LED akan HIDUP
SUHU < 39 derajat MAKA LED akan HIDUP
Selain itu LED mati
Simulasi pada proteus dapat di download disini Simulasi Proteus 8 LM35

  1. Peran Komponen :

  • ·         U2 (OpAmp)

Yang berfungsi sebagai penguat tegangan yang keluar dari sensor suhu
  • ·         U3 (OpAmp Non-Inverting)

Berfungsi ketika tegangan referensi terpenuhi, maka outputan OpAmp tersebut ON atau 5V dan sebaliknya ketika tegangan referensi tidak terpenuhi maka kondisi output OpAmp OFF atau 0V. Tegangan referensi  pada OpAmp U3 adalah +0,5V.
  • ·         U4 ( Gerbang Logika OR)

Yang melogikakan 2 kondisi input sistem OR yaitu : (inputan dari U3 dan U5)

A
B
Y
LED
0
1
1
Hidup
1
0
1
Hidup
1
1
1
Hidup
0
0
0
Mati

  • ·         U5 (OpAmp Inverting)

Berfungsi kebalikan dari non-inverting yaitu apabila tegangan referensi sudah terpenuhi kondisi output akan OFF atau 0 Volt dan ketika kondisi tegangan referensi belum terpenuhi output ON atau 5 Volt. Pada OpAmp U5 adalah 0,4 Volt.


Untuk Melihat Apabila Kondisi LED Hidup PAda Nilai Suhu 45-55 derajat saja Link  disini :)

Posted By https://kacadunialabot24.blogspot.com/
Semoga Bermanfaat :)

Komentar