1.
Alat dan Bahan
a.
Motor DC 12 Volt (2 Buah)
b.
Relay Jenis SPDT 12 Volt DC (2 Buah)
c.
Resistor 1Kohm (2 Buah)
d.
Dioda 1N4148 (2 Buah)
e.
Led Merah (1 Buah)
f.
Led Hijau (1 Buah)
g.
PCB Lubang
h.
Kabel secukupnya
i.
Push Button 2pin (2 Buah)
2.
Pengertian
Dengan kata
yang sangat sederhana, sistem yang mengontrol gerakan mesin listrik, dikenal
sebagai Electrical Drives. Sistem penggerak yang khas dirakit dengan motor
listrik (mungkin beberapa) dan sistem kontrol canggih yang mengontrol rotasi
poros motor.
Sistem yang
digunakan untuk kontrol gerakan disebut sebagai Drives. Ini dapat menggunakan
salah satu penggerak utama (mesin diesel, turbin uap dan motor listrik) untuk
memasok energi mekanik untuk kontrol gerak. Drive menggunakan motor listrik disebut
sebagai Drive Listrik. Dengan kata lain, Drive adalah kombinasi dari berbagai
sistem yang digabungkan bersama untuk tujuan kontrol gerakan.
Definisi
electric drive pada pengenndalian motor adalah sistem elektromekanis yang
mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.
3.
Schematik
![]() |
| Simulasi Rangkaian pada Proteus 8 |
4.
Prinsip Kerja
Pada kali
ini, saya akan mengaplikasikan Electrical Drives secara sederhana dengan
menggunakan sistem saklar relay untuk menkondisikan 2 putaran motor yang
berbeda (CW/CCW). Pada rangkain diatas menggunakan push button sebagai switch
pada tegangan dan arus yang melewati. Relay menggunakan SPDT (Single Pole
SingleThrow) yang terdiri dari 2 Coil, 1 Com, 1 NC dan 1 NO. Untuk 2 coil
terhubung pada Vcc dan Ground, Com terhubung pada LED (sebagai indikator) dan
Motor, NC terhubung pada Ground dan NO terhubung pada Vcc.
Jadi ketika keadaan kedua push button off maka
kondisi setiap relay berada pada ground sehingga pada rangkaian off atau arus
tidak mengalir pada beban dan menjadikan motor Breaks/berhenti. Ketika push
button 1 (kiri) ditekan, maka arus juga tegangan masuk ke rangkaian relay satu,
coil aktif dan menjadi magnet sehingga saklar pada relay aktif dari NC ke NO.
Saat saklar NO terhubung maka yang masuk
adalah VCC +12 Volt menuju ground di relay 2, disaat hal ini terjadi ada proses
arus yang mengalir yaitu ketika No pada relay 1 aktif arus dan tegangan masuk
sehingga LED (indikator) hidup dan arus masuk ke motor sehingga motor berputar
ke arah kanan/CW dan arus sampai ke groun relay 2 dan terjadi looping dirangkaian
tersebut. Dan apabila push button 1 dimatikan maka motor kan breaks kembali.
Untuk relay 2 aktif, apabila push button 2 di
tekan maka arus dari vcc akan masuk sehingga mengaktifkan coil pada relay 2 dan
menjadikan magnet dan sklar pada relay 2 aktif dari NC menjadi NO. Saat ini NO
mendapatkan tegangan dan arus dari vcc +12v yang mengalir ke ground pada relay
1, proses yang terjadi ketika NO aktif adalah No menjadi bertegangan dan
mendapatkan arus dari vcc yang kemudian mengalir ke LED (indikator) hidup dan
motor bergerak ke kiri/CCW dan arus mengalir ke ggroun sehingga terjadi terus
menerus/looping.
Apabila kedua push button ditekan maka yang
terjadi adalah hubung singkat pada motor dan motor berada pada kondisi breaks.
Motor bisa berputar ke CW/CCW disebabkan arah arus yang mengalir menuju ground.
5.
Keuntungan dari Electrical Drives:
a.
Jangan mencemari lingkungan.
b.
Tidak seperti penggerak utama lainnya, tidak
perlu mengisi ulang atau memanaskan motor.
c.
Mereka tersedia dengan berbagai torsi, kecepatan
dan kekuatan.
d.
Pengereman listrik dapat digunakan. Oleh karena
itu mereka memiliki karakteristik kontrol yang fleksibel.
e.
Di masa lalu, motor induksi dan sinkron
dipekerjakan terutama dalam kecepatan konstan drive. Kecepatan drive kecepatan menggunakan
motor dc.
f.
Sekarang motor AC hari juga digunakan dalam
penggerak kecepatan variabel karena pengembangan konverter semikonduktor.
g.
Alasannya karena adanya komutator dan sikat,
motor DC memiliki sejumlah kerugian.
6.
Aplikasi (Motor Traksi):
a. Salah satu aplikasi utama dari penggerak listrik
adalah Traksi Listrik. yaitu untuk mengangkut pria dan material dari satu
tempat ke tempat lain. Berbagai jenis Traksi Listrik adalah
b. Kereta listrik
c. Bus listrik
d. Trem (trem) & troli
e. Kendaraan bertenaga surya yang digerakkan oleh
baterai
f. Di India, 25kV, suplai fase tunggal 50Hz
digunakan untuk traksi.
7.
Klasifikasi Electrical Drives :
Umumnya
penggerak listrik diklasifikasikan sebagai berikut:
a.
Drive grup
b.
Drive Individu
c.
Penggerak motor multi
Posted by https://kacadunialabot24.blogspot.com/
DAFTAR PUSTAKA
http://www.completepowerelectronics.com/electrical-drives-introduction-classification/,BY ADMIN · PUBLISHED APRIL
11, 2013 · UPDATED JANUARY
1, 2018

Komentar
Posting Komentar